Sorry, flash is not available.

Kanker Perut - Kijima Sakie

English | Bahasa Indonesia


Kijima Sakie Jepang 79 tahun

Ibuku meninggal Delapan bulan yang lalu setelah menjalani operasi. Saya ingin berbagi kisah tentang ibuku untuk para pasien yang putus asa.

Ketika ibuku di diagnosa menderita kanker perut, sudah menyebar ke usus dan pankreas. Dia menjalani operasi untuk membuang seluruh isi perut dan sebagian besar pankreas dan usus. Dengan kata lain, setiap organ yang terdapati sel kanker telah dikeluarkan.

Setelah operasi, ibuku mulai minum Tien Hsien Liquid yang dianjurkan oleh tante saya. Satu bulan kemudian, Juru rawat yang menjaga ibu bertanya dengan perasaan heran, “apakah kamu mengkonsumsi suatu produk yang mengandung nutrisi untuk seluruh badan?” itu dikarenakan ibuku pulih dengan cepat dan dia diperbolehkan untuk keluar dari rumah sakit. Kami semua sependapat bahwa semuanya berkat Tien Hsien Liquid, jadi ibu tetap meneruskan minum ketika dirumah. Hasilnya, efek samping dari obat kanker tidak terjadi.

Sayangnya, hasil pemeriksaan setelah bulan ketiga keluar dari rumah sakit menunjukan bahwa tumor telah membesar. Dokter menyarankan untuk menjalani kemoterapi sebagai pilihan terakhir. Efek samping yang akan terjadi sangat keras. “ apakah kita menerima rekomendasi dokter atau tidak?”, Saya bimbang. Semua anggota keluarga saya juga dilande dilemma sampai akhirnya Kami memutuskan untuk menjalani terapi tersebut. Setelah satu bulan, ibuku kembali muntah dan radang rongga mulut. Yang di sesalkan sudah tidak bisa minum Tien Hsien lagi.

Seharusnya ibu terus minum Tien Hsien Liquid pada saat itu. Kami sangat menyesal membiarkan ibuku berhenti minum ramuan tersebut dan langsung menjalani kemoterapi. Walaupun ibuku mulai minum Tien Hsien Liquid lagi setelah keluar dari rumah sakit, sekarang sudah telat.

Kemudian dia diantar kembali ke rumah sakit lagi. Kali ini dia kerumah sakit dan tidak bisa kembali kerumah lagi. Akhirnya, Kami diberitahu kalau Tien Hsien Liquid sudah tidak mungkin diberikan lagi, dan harus dig anti dengan Tien Hsien Suppository. Walaupun Kami tidak bisa memastikan manfaat obat antikanker dari Tien Hsien Liquid pada kasus ibu kami, tapi bisa dipastikan tenaganya pulih kembali setelah minum ramuan tersebut. Pada kasus ibuku dapat dipastikan Tien Hsien Liquid dapat menghindari efek samping dari kemoterapi. Sebaliknya, Ketika rumah sakit melakukan kemoterapi pada ibuku, efek sampingnya tidak dapat dihindari lagi. Sayangnya tidak terjadi keajaiban pada ibuku, tetapi saya masih percaya hanya Tien Hsien Liquid yang bisa memberikan keajaiban.