- Chang Bai Mountain
- Dapatkan Starter Pack THL Super dengan Harga Terjangkau
- Increases Body Immunity with Traditional Chinese Medicine
- Kesaksian
- Precious Herbs from Changbai Mountain
- Kanker Tulang
- Safely and Reliable Prevents Strokes
- Sebuah Harapan Baru
- Siegesbeckia Orientalis Reduces Blood Pressure and Relieves Thrombosis
- Survived from Colon Cancer Without Chemotherapy
- Traditional Chinese Medicine Strokes Treatment
Sorry, flash is not available.
Kanker Lidah - Cai Jun Hui
Submitted by eazygoin on Tue, 10/07/2008 - 06:03.
English | Bahasa Indonesia
Cai Jun Hui Taiwan Usia 42
Saya bekerja sebagai supir Bus dan sudah merupakan kebiasaan mengendarai dengan jarak yang jauh dari Jiayi dan Taipei. Perjalanan saya membutuhkan waktu yang lama dan saya mengandalkan rokok dan/atau mengunyah buah pinang untuk menghilangkan rasa ngantuk. Saya merokok paling sedikit satu bungkus rokok dan pengunyah 2 bungkus buah pinang setiap hari. Lebih buruk lagi saya masih melakukan kebiasaan ini walaupun saya tidak menyetir. Seperti kata pepatah,” kamu menuai apa yang kamu tabur”. Inilah yang disebut “teori sebab-akibat”. Dalam kasus saya, merokok dan mengunyah buah pinang menyebabkan saya menderita kanker lidah yang mematikan.
Ditahun 1997, saya tidak ingat pastinya bulan apa, saya mulai merasakan sedikit hambar dan sakit terus menerus di lidah saya. Sehingga, saya mengunyah lebih banyak buah pinang untuk mengurangi sakit tersebut. Suatu pagi, sewaktu saya menggosok gigi, saya membuka mulut saya untuk melihat lidah saya dikaca. Apa yang saya lihat sangat berbeda sekali dengan sebelumnya. Sebagian besar lidah saya berwarna merah dan hitam dan seperti muncul nanah. Saya benar-benar kaget. Saya memberitahukan ke istri saya dan meperlihatkan kepadanya. Dia juga sangat terkejut dan merasa jijik dan dia segara mendesak saya untuk cuti dari pekerjaan dan pergi kerumah sakit untuk cek kesehatan.
Dia meminta adiknya untuk menjaga 2 anak saya dan kemudian dia menemani saya ke rumah sakit di Taipei. Tanpa banyak memeriksa, dokter telah mengetahui apa yang terjadi. Maksud dari pemeriksaan tersebut adalah untuk memastikan apa yang terjadi.
Dihari berikutnya, dokter menjalani pemeriksaan keliling diruangan pasien yang ada di rumah sakit, diikuti satu gerombolan dokter muda. Dia meminta saya membukakan mulut, menunjukan lidah saya ke mereka dan meminta mereka mengemukakan pendapat mereka tentang kondisi saya. Akhirnya, dia memberitahukan kepada saya bahwa lidah saya harus dipotong atau ada kemungkinan saya tidak bisa membuka mulut lagi untuk sisa hidup saya nanti. Setelah memberitahukan kabar ini kepada saya, semua gerombolan dokter meneruskan pemeriksaan keliling ke pasien yang lain. Hanya saya dan istri saya yang saling bertatap muka, dan benar-benar dalam perasaan yang hancur, tidak tahu apa harus dilakukan. Dia menatap saya, air matanya terus mengalir. Istri saya dan saya sering beradu mulut tentang kebiasaan saya merokok dan mengunyah buah pinang, tapi dia tidak bisa berkata apalagi saat ini. Walaupun saya harus menanggung akibat kebiasaan buruk saya, saya masih berumur 42 tahun dan seharusnya belum bertarung dengan penyakit kanker. Saya pikir ini akan terjadi bagi yang sudah berumur 60 tahun atau lebih. Mengapa ini terjadi pada saya begitu cepat ?
Pertanyaan mengapa sudah tidak panting, saya masih harus menghadapi kenyataan. Saya menenangkan diri dan membahas bersama istri saya bahwa pasti ada bentuk pengobatan lain selain memotong lidah saya. Mungkin, beberapa teman memberikan informasi untuk kita.
Saya tinggal dirumah menunggu jadwal operasi saya. Suatu saat, adik ipar saya memberikan saya dokumen tentang Tien Hsien Liquid. Saya pernah melihat produk ini di majalah, tetapi saya tidak mempercayainya. Penah dilaporkan bahwa banyak ramuan tradisional cina yang mengandung racun logam berat dan tidak bisa dipercayai. Jadi saya mensampingkan bacaan produk Tien Hsien.
Beruntung, istri saya gigih dan mengeluarkan dokumen Tien Hsien Liquid dan membacanya dengan teliti. Dia mendesak saya untuk mencobanya, kalau tidak hanya ada satu jalan keluar --- harus memotong lidah saya! Saya setuju untuk meminta teman dari adik ipar saya untuk membeli beberapa Tien Hsien Liquid dan Tien Hsien Suppository.
Sepuluh hari setelah saya mengkonsumsi obatnya, dokter menjadwalkan evaluasi di rumah sakit untuk persiapan operasi yang akan dilakukan 3 hari lagi. Ketika dokter memeriksa lidah saya lagi, dia melihat perbedaan yang sangat besar. Sekarang lidah saya lebih halus dan hanya sedikit dari lidah saya yang bernanah. Dokter mengatakan operasi masih perlu dijalani, tetapi tidak perlu memotong seluruh lidah saya. Jadi, tidak akan mempengaruhi saat makan dan bicara. Dia menanyakan apakah saya telah mengkonsumsi obat tradisional belakangan ini. Saya menjawab dan memberitahukan padanya bahwa saya mengkonsumsi obat Tien Hsien Liquid. Dia tersenyum dan berkata bahwa dia pernah mendengar tentang ramuan tersebut dan kemudian menepuk bahu saya.
Sewaktu saya didorong keluar dari ruangan operasi, dokter memberitahukan kepada istri saya bahwa bagian lidah saya yang bernanah telah dipotong. Mulai sekarang harus hati-hati dan merokok dan mengunyah buah pinang harus dilarang. Saya sekarang juga sudah tidak bisa melakukan 2 hal tersebut lagi. Dia juga mengatakan bahwa terserah saya mengambil keputusan melanjutkan atau tidak melanjutkan minum Tien Hsien Liquid. Setelah meninggalkan rumah sakit, saya membaca lagi petunjuk dari Tien Hsien Liquid dan mengkonsumsinya dengan disiplin sesuai dengan yang dianjurkan. Saya tetap melakukan pemeriksaan di rumah sakit setiap 3 bulan dan terakhir setiap 6 bulan. Saya masih mengkonsumsi Tien Hsien Liquid sampai sekarang, tapi tidak menggunakan Tien Hsien Suppository atau obat lainnya lagi.
Terima kasih kepada Tien Hsien Liquid, saya dapat melindungi lidahku. Saya ingin memberikan nasehat ke pasien kanker lainnya untuk memilih obat tradisional china untuk melengkapi obat barat agar memberikan efek yang lebih baik dan mengurangi rasa sakit efek dari pengobatan.
Pada kenyataannya, saya tahu kanker mungkin akan menyerang lagi, tapi kemungkinan menjadi kecil jika saya terus minum Tien Hsien Liquid. Saya bertekad selalu berada disamping istri dan anak saya selama saya bisa. Saya tidak akan mengecewakan keluarga saya dikarenakan kesehatan saya. Saya akan menghargai setiap hari selama saya hidup, seperti saya menghargai setiap tetes Tien Hsien Liquid.